Download Panduan Lengkap dan Script Hack Facebook dan Instagram di sini

Panduan Belajar Nahwu Dasar Untuk Pemula

Panduan BelajarNahwu dasar untuk pemula agar cepat paham. Nahwu adalah ilmu alat yang wajib dipelajari dan ini suatu pondasi yang harus dikuasai.
RIPKUYCUEYCHANNEL - Mengenai i'rob, pasti kamu merasa seditik bingung atau malah sangat bingung saat di tengah perjalanan dalam mempelajari ilmu bahasa arab. Kalau kamu ingin bisa menguasai bahasa arab, kamu gak bakalan bisa untuk meninggalkan bidang ini. Karena ini adalah ilmu yang sangat penting dalam mempelajari bahasa arab.

Tapi kalau kamu merasa bahwa ilmu Nahwu itu mudah dan simpel, itu bagus buat kamu. Karena kalau kamu sudah bisa menguasai ilmu Nahwu (i'rob) maka kamu juga akan merasakan mudah untuk kedepannya.

Kali ini saya akan memberikan seditik mengenai i'rob. Kamu tahu apa itu i'rob? Untuk apa kegunaanya? Dan seberapa pentingkah ilmu ini? 

Kalau kamu sudah pernah melewati kitab hulal sebelumnya, maka kamu pasti sudan tahu apa pengertian atau definisi dari i'rob. Dan apa fungsi dari i'rob itu sendiri. Tapi kalau kamu masih belum familiar, saya akan menjelaskan seditik mengenai i'rob, fungsi, dan contohnya. Simak dengan baik rincian gang berikut ini.

Apa Itu I'Rob ?

I’rob adalah perubahan tanda baca (baik itu berupa harkat maupun huruf) pada akhir kalimat. Seorang yang berbicara dengan bahasa arab, yang di dalamnya ada sebuah kalimat yang terdiri dari objek, subjek dan predikat. 

Ketika ada yang mengatakan kepada kamu dalam bahasa indonesia : khalid telah memukul anjing itu! Lalu bagaimana terjemahannya? Coba kamu bjat sebuah kalimat yang seperti tadi.

Kalau sudah, coba buktikan apa kalimat yang sudah kamu buat itu sudah benar. Mana orang yang melakukan pekerjaan tersebut, dan mana pekerjaan yang dilakukan oleh orang itu. 

Itulah yang namanya i'rob. Kamu bisa mengetahui mana pelaku, korban, dan juga kata kerja yang dilakukan dengan menggunakan ilmu ini. Saya akan memberikan contoh mengenai i'rob dasar. Lihat kalimat dibawah ini : ุถุฑุจ ุฒูŠุฏ ุฎุงู„ุฏุง

Disini siapakah yang memukul dan siapa yang dipukul? Kalau kamu sudah memasuki bab maf'ul, pasti kamu sudah tahu jawabannya. Dalam kalimat tersebut sudah jelas bahwa yang memukul [ ูุงุนู„ ] adalah si [ Zaid ] dan yang di pukul [ู…ูุนูˆู„ ุจู‡ ] adalah [ Khalid ] dan kata kerja [ ูุนู„ ] yang dilakukan adalah memukul.

Tapi, coba kamu jabarkan atau rincikan i'rob dari kalimat tersebut dengan rinci. Apa harokat akhir dari kata-kata diatas. Apakah berharokat fathah, apakah berharokat dhomah, atau kah kasroh?. Kalau kamu sudah mendapatkan jawabannya, mari kita koreksi.

Disini, pada kata kerja atau [ ูุนู„ ู…ุงุถูŠ ] itu sudah pasti berharokat fathah. Kenapa demikian? Karena fi'il Madhi itu hukum asalanya adalah Mabni' dan Mabni pada kalimat itu adalah Fathah. Dan hukum mabni itu tidak ada kedudukannya pada i'rob. Lihat rincian i'robnya dibawah ini.

Dan i'rob lengkapnya seperti verikut ini : 
ุถุฑุจ : ูุนู„ ู…ุงุถูŠ ู…ุจู†ูŠ ุนู„ู‰ ุงู„ูุชุญ ู„ุง ู…ุญู„ู„ู‡ ู…ู† ุงู„ุฅุนุฑุงุจ

Pada kata yang digaris bawahi, itu adalah tanda atau kedudukannya dari kata tersebut dalam pembahasan i'rob. Yang menunjukan bahwa dia itu mabni'. Lanjut ke kata yang ini :

        ุฒูŠุฏ : ูุงุนู„ ู…ุฑููˆุน ูˆุนู„ุงู…ุฉ ุฑูุนู‡ ุถู…ุฉ ุธุงู‡ุฑุฉ ุนู„ู‰ ุขุฎุฑู‡
 
Pada kalimat yang digaris bawahi, itu juga sama seperti yang diatas. Yang dimana dia [ isim ] menunjukan kedudukan dia dalam i'rob bahwa dia menduduki sebagai marfu'. Dan marfu disini dalam bentuk asli, yaitu dhomah. Lanjut ke kata yang selanjutnya.

ุฎุงู„ุฏุง:  ู…ูุนูˆู„ ุจู‡ ู…ู†ุตูˆุจ ูˆุนู„ุง ู…ุฉ ู†ุตุจู‡ ุงู„ูุชุญุฉ ู„ู„ุธุงู‡ุฑุฉ ุนู„ู‰
ุขุฎุฑู‡

Pada kata diatas, dia ( isim ) menunjukan bahwa dia itu menduduki kedudukan sebagai maf'ul (korban) pada i'rob. Dan harokat asli pada maf'ul adalah fathah. Tapi kalau kamu sudah memasuki Bab asmaul-Khomsah, kamu akan menemukan sesuatu yang berbeda ketuka meng-i'rob dalam keadaan sebagai maf'ul. 

Contohnya seperti kata ุฃุจูˆ . Jika kamu i'rob kata tersebut sebagai maf'ul atau marfu', maka kharokatnya bukan fathah [ketika sebagai maf'ul] lagi, akan tetapi berubah menjadi Alif. Dan kalau kamu i'rob sebagai marfu', maka harokat atau alamatnya bukan lagi dengan dhomah, akan tetapi diganti dengan waw [ูˆ].

Gimana, apa masih bingung dalam pembahasan i'rob ini? Kamu bisa komentar dibawah kalau kamu masih merasa bingung dan tidak paham.

Atau kalau kamu mau lebih jelas lagi dalam menjawab masalah kamu, kamu bisa masuk kesini untuk mendapatkan penjelasan yang lebih jelas lagi.