Android memikili aplikasi untuk semuanya. Jika kamu adalah seorang administrator jaringan, atau ingin bercita-cita menjadi white hat hacker, kamu bisa menggunakan perangkat Android kamu untuk melakukan pemidaian dan pengujian dasar hingga komprehensif untuk mengumpulkan informasi dan menemukan kerentanan. Maka pada kesempatan kali ini, saya akan membeikan tips/bocoran kepada kamu, aplikasi apa saja yang dapat kamu gunakan untuk hacking. Beriktu adaalah aplikasi-aplikasi yang dapat kamu gunakan di Android kamu:
1. zANTI Mobile Penetration Testing Tool.
Aplikasi ini merupakan toolkit untuk mendiagnosa jaringan komprehensif yang mampu mengaktifkan audit dan tes penetrasi secara kompleks hanya dengan sebuah tombol.
Dengan satu ketukan, zANTI dapat mengumpulkan banyak informasi tentang jaringan atau perangkat yang terhubung. Laporan yang masuk akan berbasis cloud, dan akan menuntun-mu melalui panduan sederhana agar kamu bisa memastikan jaringan yang digunakan tetap aman.
Jika perlu, kamu bisa mengonfigurasi zANTI untuk mengirim laporan email dari semua perangkat dan data yang dikumpulkannya secara berkala. Kamu bisa menginstal zANTI pada perangkat yang tidak di-rooting. Tetapi kamu harus memiliki perangkat yang di rooting untuk menggunakan semua fitur yang disediakan oleh aplikasi Android zANTI.
cSPLOIT adalah toolkit profesional keamanan open source yang dilengkapi dengan kerangka kerja Metasploit bawaan dan antarmuka pengguna yang mudah digunakan. Karena aplikasi ini dibundel dengan kerangka kerja Metasploit, kamu bisa menemukan kerentanan keamanan jaringan atau perangkat yang terhubung, membuat konsol shell, dan menyesuaikan pengaturan eksploitasi untuk kontrol yang lebih baik. Untuk bekerja dengan cSploit, perangkat-mu harus di-rooting dan memasang SuperSU dan BusyBox.
Hackode adalah aplikasi hacking yang biasa digunakan oleh gawai-gawai dengan sistem operasi buatan Google. Aplikasi ini berfungsi untuk mengetahui kelemahan pada sistem keamanan oleh para penetration tester, ethical hacker, IT administrator, dan cyber security professional.
Network Mapper adalah alat yang ampuh yang memanfaatkan pemindai Nmap yang banyak digunakan di latar belakang untuk memetakan dan memindai jaringan yang terhubung. Setelah kamu menginstal aplikasi Network Mapper dari Play Store, itu akan secara otomatis mengunduh dan menginstal binari Nmap yang diperlukan dari Internet dan memberikan-mu GUI yang mudah digunakan untuk melakukan pemindaian. Menggunakan Network Mapper, kamu bisa melakukan pemindaian komprehensif pada jaringan untuk mengidentifikasi host langsung dan mengumpulkan berbagai informasi seperti port terbuka, atribut jaringan, informasi OS, dll. Network Mapper berfungsi pada perangkat yang di-rooting dan yang tidak di-rooting. Namun, pada perangkat yang tidak di-rooting fungsionalitasnya terbatas karena pembatasan Android.
Gambar diatas adalah tampiplan dari aplikasinya, dan tPacketCapture adalah tPacketCapture adalah aplikasi sederhana untuk menangkap paket dan data yang ditransfer melalui jaringan-mu. Karena tPacketCapture berfungsi dengan membuat VPN lokalnya sendiri, tPacketCapture berfungsi dengan baik pada perangkat yang di-rooting dan yang tidak di-rooting. Hal yang baik dari aplikasi tPacketCapture adalah aplikasi ini menyimpan semua data yang diambil dalam file PCAP sehingga kamu bisa menggunakan tool desktop yang kuat seperti Wireshark untuk analisis terperinci.
Aplikasi hacking ini bisa digunakan siapa saja selama menggunakan gadget berbasis android. Jika kamu ingin tahu mengenai sistem keamanan sebuah website yang meminta kamu untuk registrasi sebelum masuk ke dalamnya, aplikasi ini cocok untuk melakukannya.
Jika kamu telah menguji keamanan website tersebut menggunakan aplikasi ini, dan terbukti keamanannya tidak baik, maka kamu bisa memilih untuk berhenti berlangganan website tersebut.
Jika kamu ingin membaca, meng-capture, atau men-dumping paket yang sedang dikirim melalui jalur TCP tentu membutuhkan sebuah tool seperti TCPdump, dan aplikasi Shark for Root ini dibuat berdasarkan TCPdump tersebut.
Aplikasi ini akan membuka dump yang menggunakan WireShark dan software sejenisnya. Kelebihan lain aplikasi ini adalah tetap dapat dioperasikan walau hanya dengan jaringan 3G.
dSploit juga termasuk ke dalam daftar aplikasi yang direkomendasikan. Aplikasi ini berfungsi untuk melakukan pengecekan terhadap keamanan jaringan pada perangkat mobile.
Aplikasi ini biasa digunakan untuk mengetes dan menganalisis sederetan penetrasi dan jaringan. Aplikasi ini biasa digunakan oleh para pakar keamanan IT dan para pecinta dunia digital untuk melihat toolkit profesional yang paling lengkap dan canggih.
Aplikasi yang terakhir ini bernama Nmap, apllikasi Nmap yang merupakan kependekan dari Network Mapper ini merupakan salah satu pemindai yang berbeda dengan pemindai lainnya.
Awalnya, Nmap hanya dikembangkan unttuk Unix OS. Namun kini Android dan Windows pun juga telah bisa menggunakan aplikasi ini. Jika kamu telah berhasil memindai jaringan dengan aplikasi ini, hasilnya akan segera dikirimkan ke email yang telah kamu daftarkan.